Perhelatan AMI Awards 2025 Sukses Bagikan 63 Kategori Penghargaan Bagi Insan Musik Tanah Air

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025 resmi berakhir pada malam puncak di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (19/11), dengan total 63 kategori penghargaan diumumkan sebagai puncak apresiasi terhadap keragaman musik Tanah Air. Bertema “Bhinneka Tunggal Suara”, ajang tahun ini menggarisbawahi semangat persatuan melalui musik meski lahir dari warna dan latar belakang yang berbeda. 



Ketua Umum AMI, Candra Darusman, menyatakan bahwa tema tersebut merefleksikan keberagaman genre dan generasi dalam satu harmoni 


"Musik Indonesia terus tumbuh dalam keragaman, namun tetap satu dalam semangat dan jati diri bangsa," tutur Candra Darusman di Jakarta, Rabu (19/11/2025).  

 

Dari total 5.227 karya yang masuk seleksi, hanya yang paling kreatif dan kuat secara artistik yang akhirnya meraih trofi tertinggi. 



"Lewat penghargaan ini, AMI Awards juga menjadi motivasi bagi musisi di seluruh Nusantara untuk terus berkarya, menghasilkan musik yang berkualitas, dan menghibur masyarakat luas," tukasnya. 


Salah satu pemenang paling dominan adalah Hindia (Baskara Putra). Ia membawa pulang lima piala, termasuk Album Terbaik Terbaik lewat “Doves, ’25 on Blank Canvas”, Artis Solo Alternatif Terbaik dengan lagu “Everything U Are”, Album Alternatif Terbaik, dan penghargaan lain atas karya kolaborasi rock bersama .Feast. 


Sementara itu, lagu “Tabola Bale” karya Siprianus Bhuka mencatat prestasi gemilang dengan menyabet tiga piala sekaligus: Pencipta Lagu Pop Terbaik, Karya Produksi Kolaborasi Terbaik, dan Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik. 



Pendatang baru Prince Poetiray juga mencuri perhatian dengan dua penghargaan sekaligus: Pendatang Baru Terbaik Terbaik dan Duo/Kolaborasi Anak-Anak Terbaik bersama Quinn Salman lewat lagu “Selalu Ada di Nadimu”. 


Dalam kategori pop, Raisa dinobatkan sebagai Artis Solo Wanita Pop Terbaik untuk lagu “Terserah”, sedangkan Rony Parulian merebut Artis Solo Pria Pop Terbaik lewat “Pesona Sederhana”. 


Genre rock pun diwarnai kemenangan utama ketika For Revenge memenangkan Artis/Grup Rock Terbaik lewat “Penyangkalan” dan .Feast memboyong piala Album Rock Terbaik berkat “Membangun & Menghancurkan”. 


Dalam ranah jazz, nama Indra Lesmana kembali bersinar lewat kemenangan di kategori Artis Jazz Terbaik untuk “A Time for Everything”, sementara Littlefingers menjadi Artis Jazz Alternatif Terbaik dengan “Four Flights to Fibs”. Album “Dengarkanlah Radio” dari NonaRia pun menjadi Album Jazz/Jazz Alternatif Terbaik. 


Musik R&B/soul juga mendapat sorotan. Kaleb J menyabet Artis Solo Soul/R&B Terbaik lewat “Di Balik Pertanda”, sedangkan kolaborasi multi-artis Salon RNB, Moneva, RL Klav, Karina Christy, Madukina, Sade Susanto, Noni dianugerahi Duo/Grup Soul/R&B Terbaik untuk “Do What We Do”. Di sisi alternatif, Assia Keva keluar sebagai Artis Solo Alternatif Terbaik. 



Sementara di kancah dangdut, Lesti meraih penghargaan Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik lewat “Dilema”, dan King Nassar menjadi Artis Solo Pria Dangdut Terbaik dengan lagu “SAMIRA”. 


Untuk anak-anak, Gempi memenangkan Artis Solo Anak-Anak Terbaik dengan “Ajaib”, sedangkan duet Prince Poetiray & Quinn Salman untuk “Selalu Ada di Nadimu” membawa pulang piala Duo/Grup Anak-Anak. Lagu itu juga mengantarkan Anindyo Baskoro, Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa sebagai Pencipta Lagu Anak-Anak Terbaik. 


Di ranah orkestra dan musik visual, kolaborasi Diskoria & Alvin Witarsa terpilih sebagai Karya Orkestra Terbaik, dan soundtrack film “JUMBO” karya Prince Poetiray & Quinn Salman dinobatkan sebagai Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik. 


Bidang penunjang produksi juga mendapat porsi: Jemsii memenangkan Produser Rekaman Terbaik dan Tim Produksi Suara Terbaik atas “Garam & Madu (Sakit Dadaku)”, Ipeh Nur, Enka Komariah & Aji Styawan merebut Desain Grafis Album Terbaik, dan Dian HP & Gabriel Harvianto menyabet Aransemen Vokal Terbaik. 


Seiring berakhirnya malam puncak AMI Awards 2025, tentu momentum ini menjadi cermin betapa ekosistem musik Indonesia kini semakin beragam dan inklusif, memberi ruang bagi suara-suara muda, kolaborasi lintas genre, hingga kreativitas di balik layar.


Berikut Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2025 

A. Bidang Umum

    - Karya Produksi Terbaik: Garam & Madu (Sakit Dadaku) - Tenxi, Jemsii, Naykilla

    - Album Terbaik: Doves, 25 on Blank Canvas - Hindia    

    - Pendatang Baru Terbaik: Prince Poetiray


B. Bidang Pop

    - Artis Solo Wanita Pop Terbaik: Raisa - Terserah

    - Artis Solo Pria Pop Terbaik: Rony Parulian - Pesona Sederhana

    - Duo/Grup Pop Terbaik: The Lantis - Bunga Maaf

    - Pencipta Lagu Pop Terbaik: Siprianus Bhuka - Tabola Bale

    - Penata Musik Pop Terbaik: S/EEK - Berharap Pada Timur  

    - Album Pop Terbaik: Berharap Pada Timur - Salma Salsabil


C. Bidang Rock

    - Artis Solo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik: For Revenge - Penyangkalan

    - Album Rock Terbaik: Membangun & Menghancurkan - .Feast


D. Bidang Jazz

   - Artis Jazz Terbaik: Indra Lesmana - A Time For Everything

   - Artis Jazz Alternatif Terbaik: Littlefingers - Four Flights to Fibs

   - Album Jazz/Jazz Alternatif Terbaik: Dengarkanlah Radio - NonaRia


E. Bidang Soul/R&B

    - Artis Solo Soul/R&B Terbaik: Kaleb J - Di Balik Pertanda

    - Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Terbaik: Salon RNB, Moneva, RL Klav, Karina Christy, Madukina, Sade Susanto, Noni - Do What We Do

    - Artis Solo Soul/R&B Alternatif Terbaik: Assia Keva - Looking For Love In Wrong Places

    - Duo/Grup/Kolaborasi Soul/R&B Alternatif Terbaik: Dreane - Keluh


F. Bidang Dangdut

    - Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik: Lesti - Dilema

    - Artis Solo Pria Dangdut Terbaik: King Nassar - SAMIRA

    - Artis Solo Dangdut Alternatif Terbaik: Gusti Irwan Wibowo - Diculik Cinta

    - Duo/Grup/Kolaborasi Dangdut Terbaik: Zainul Basyar, Bulan Madhani - Berlayar Cinta

    - Artis/Solo/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik: Rombongan Bodonk Koplo, Ncum - Calon Mantu Idaman Pencipta

    - Lagu Dangdut Terbaik: Arya Bhima - Menuntun Rindu

    - Penata Musik Dangdut Terbaik: Ricky Flo - Menuntun Rindu


G. Bidang Lagu Anak-Anak

    - Artis Solo Anak-anak Terbaik: Gempi - Ajaib

    - Duo/Grup/Kolaborasi Anak-anak Terbaik: Prince Poetiray, Quinn Salman - Selalu Ada Di Nadimu

    - Pencipta Lagu Anak-anak Terbaik: Anindyo Baskoro, Arya Aditya Ramadhya, Ilma Ibrahim Isa - Selalu Ada Di Nadimu

    - Penata Musik Lagu Anak-anak Terbaik: Andi Rianto - Terima Kasih Guruku (Guruku Tersayang)


H. Bidang Alternatif

    - Artis Solo Alternatif Terbaik: Hindia - everything u are

    - Duo/Grup/Kolaborasi Alternatif Terbaik: Dipha Barus, Kunto Aji, The Adams - Rima Raga

    - Album Alternatif Terbaik: Doves, 25 on Blank Canvas - Hindia


I. Bidang Keroncong/Stambul/Langgam

   - Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Asli Terbaik: Nabila Tribin - Keroncong Rangkaian Mutiara

   - Artis Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Alternatif Terbaik: Keroncong Tujuh Putri - Romansa


J. Bidang Dance

   - Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dance Terbaik: Bleu Clair, Jevin Julian - Space & Time Bidang Elektronika

   - Artis Solo/Grup/Kolaborasi Elektronika Terbaik: White Chorus, Dzulfahmi - Minggu


K. Bidang Metal

    - Artis Solo/Grup/Kolaborasi Metal Terbaik: DeadSquad - Perangai Nadir

    - Album Metal Terbaik: Kalatidha - Down For Life


L. Bidang Rap/Hip-Hop

    - Artis Solo Rap/Hip-Hop Terbaik: Ecko Show - FYP Today 2

    - Duo/Grup/Kolaborasi Rap/Hip-Hop Terbaik: Tenxi, Jemsil, Naykilla - Garam & Madu (Sakit Dadaku)


M. Bidang Koplo

    - Artis Solo/Grup/Kolaborasi Koplo Terbaik: Denny Caknan, Bella Bonita - Sinarengan


N. Bidang Orkestra

    - Karya Orkestra Terbaik: Diskoria, Alvin Witarsa - Tanah Airku


O. Bidang Musik untuk Media Visual

     - Album Film Scoring Terbaik: Music From The Motion Picture JUMBO - Ofel Obaja


P. Bidang Musik untuk Teater Musikal

    - Album Musikal Terbaik: MAR Musikal - Original Cast Drama Musikal MAR


Q. Bidang Karya Produksi

    - Karya Produksi Progresif Terbaik: LOVE IS, Jason Mountario, Sri Hanuraga, Kelvin Andreas, Rainer James - Made to Believe

    - Karya Produksi Reggae/Ska/Rocksteady Terbaik: Delly Uyee, Wizzow, Edgar Tauhid, Ras Muhamad - Santuy

    - Karya Produksi Kolaborasi Terbaik: Silet Open Up, Jacson Seran, Juan Reza, Diva Aurel - Tabola Bale

    - Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik: Prince Poetiray, Quinn Salman - Selalu Ada Di Nadimu

    - Karya Produksi Grup Vokal Terbaik: GAC (Gamaliel Audrey Cantika) - Higher

    - Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik: Silet Open Up, Jacson Seran, Juan Reza, Diva Aurel - Tabola Bale

    - Karya Produksi Instrumentalia Terbaik: Erwin Gutawa - Swarnadwipa

    - Karya Produksi Global Music Terbaik: Ammir Gita & Suku Cahaya Ensemble, Sujiwo Tejo, Sita Nursanti, Achi Hardjakusumah, Downey Angkiry, Yudhis Mahendra - Semar

    - Karya Produksi Re-Aransemen Terbaik: Yovie Widianto, Adrian Kitut - Terlalu Cinta

    - Karya Produksi Blues Terbaik: Arya Novanda, Gugun Blues Shelter - Soulless Blues

    - Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik: Feby Putri - Tayangan Oleh Kepala

    - Karya Produksi Kontemporer Terbaik: KUNTARI - Anak Kecil

    - Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Islami Terbaik: Yura Yunita - Tanda

    - Karya Produksi Lagu Berlirik Spiritual Nasrani Terbaik: LOJ Worship - Sukacita Live

    - Bidang Penunjang Produksi Produser Rekaman Terbaik: Jemsii - Garam & Madu (Sakit Dadaku)

    - Grafis Desain Album Terbaik: Ipeh Nur, Enka Komariah, Aji Styawan - Hujan Orang Mati - Majelis Lidah Berduri

    - Tim Produksi Suara Terbaik: Jemsii - Garam & Madu (Sakit Dadaku) - Tenxi, Jemsii, Naykilla

    - Video Musik Terbaik: Yogi Kusuma - everything u are - Hindia

    - Aransemen Vokal Terbaik: Dian HP, Gabriel Harvianto - MAR Medley Acapella


R. Penghargaan Spesial

    - Video Musik Terfavorit: Faris Adam - Stecu Stecu

    - International Special Award, Indonesian Popular Song: Salma Salsabil

    - International Special Award, Japanese Popular Song: Creepy Nuts


S. Lifetime Achievement: Jopie Item, Jan Djuahana, James F Sundah


Kategori : News


Editor      : AHS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama