Perayaan HSKI, RE Nainggolan : Sejarah Mencatat Sekolah Kristen Hadir di Nusantara Sejak Tahun 1635

MEDAN, suarapembaharuan.com - Perayaan Hari Sekolah Kristen Indonesia (HSKI) dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Melalui doa bersama nasional yang berlangsung secara hybrid.Kegiatan itu diikuti 946 sekolah Kristen dari 14 kota se-Indonesia, dengan jumlah peserta mencapai 176.424 orang, terdiri atas siswa, guru dan tenaga kependidikan.


Ketua MPKW Sumut-Aceh, Dr RE Nainggolan MM, Drs Sanggam Hutagalung MM, Drs Edward Sitorus MSi, Jadi Pane SPd MM foto bersaman pada acara HSKI di Aula Lantai 5 Kalam Kudus, Jalan Adam Malik/Jalan Rambu, Medan, Senin (19/1/2026). Ist.

Di Sumut lebih 150 sekolah kristen dengan jumlah siswa 11 ribu orang, doa serentak nasional di Sumut dipusatkan di Kalam Kudus, Jalan Adam Malik/Jalan Rambu, Medan, Senin (19/1/2026).Perayaan HSKI tahun ini mengusung tujuh pokok doa sebagai wujud syukur dan komitmen sekolah Kristen dalam pelayanan pendidikan.


Tujuh pokok doa tersebut meliputi ungkapan syukur atas kasih dan penyertaan Tuhan bagi sekolah Kristen di seluruh Indonesia. Doa bagi panggilan sekolah Kristen sebagai ladang pelayanan dalam menjalankan amanat agung bersama gereja Tuhan.



Doa bagi sekolah dan para guru agar mampu mengajar secara berkualitas serta memberi keteladanan iman. Doa bagi para siswa agar menjadi generasi unggul, berkarakter kristiani dan berdampak positif.


Doa bagi seluruh staf kependidikan agar tetap setia dan bersemangat dalam tugas, doa bagi yayasan dan pimpinan gereja agar memiliki komitmen pelayanan serta visi pertumbuhan sekolah Kristen serta doa bagi bangsa Indonesia agar senantiasa berada dalam penyertaan Tuhan dari generasi ke generasi.



Pengurus MPKW Sumut-Aceh dibagi di beberapa sekolah Kristen. Di SKKK 2 Medan Pdt Oklyn Tarigan STh dan Prof Dr Eva Marlina Ginting MSi. Nasrani 1 Medan Drs Chandra Silalahi MSi, Nasrani 2 Medan Adelina Silaen MPd, Nasrani 3 Medan Ir TM Napitupulu, Nasrani 4 Medan Prof Dr Bilter Sirait, PKMI 1 Poniman Sinaga SPd MSi, PKMI-8 Drs J Nainggolan MM dan Drs Edison Sagala MS.


Perguruan Krsiten Immanuel Medan Drs Parlin Marpaung MM, Susiana Silangit. SMA Advent Medan Togar Aruan, SD-SMP Masehi Medan Drs Kasman Sembiring MM, Dr Dana Barus MKn. PKMI-5 Medan Drs Syafitra Elisabeth Tambunan MM, Andriana Sitanggang SH MM. PKMI-6 Medan Drs Murbanto Sinaga MA, Ir Bonar Sirait MSi, TK - SD Dra Veronika Sitanggang dan Lewi Jacob.



Rangkaian acara diawali sapaan dari masing-masing kota peserta, dilanjutkan penayangan video sejarah HSKI, doa pembukaan yang dipimpin Dian Harapan Daan Mogot, menyanyikan lagu HSKI, penyampaian firman Tuhan, dan doa penutup. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari para pemimpin dan tokoh pendidikan Kristen.


Ketua Panitia HSKI Medan Drs Sanggam Hutagalung MM dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi luas sekolah Kristen dari berbagai daerah yang menunjukkan semangat persatuan dan komitmen pelayanan melalui dunia pendidikan.



Mewakili Ketua Yayasan Kristen Kesatuan Indonesia (YKKI) Cabang Medan, Heri Tomo menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan HSKI sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran sekolah Kristen dalam membangun iman dan karakter generasi muda.


Ketua MPKW Sumut-Aceh Dr RE Nainggolan MM menegaskan bahwa sejarah mencatat sekolah Kristen telah hadir di Nusantara sejak tahun 1635, jauh sebelum Indonesia merdeka. Dari sekolah sederhana yang dirintis Cornelis Senen di Batavia, pendidikan Kristen terus menanamkan nilai iman, karakter, disiplin dan nilai kehidupan bagi generasi bangsa selama berabad-abad.



Menurutnya, doa serentak nasional itu bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ungkapan syukur atas kesetiaan Tuhan sekaligus permohonan agar penyertaan Tuhan senantiasa menaungi sekolah Kristen di tengah dinamika zaman.


Doa juga dinaikkan bagi para guru agar diperlengkapi hikmat dan hati melayani, para kepala sekolah agar bijaksana dan berintegritas, para pengurus yayasan agar cermat dalam mengambil keputusan strategis, para siswa agar tekun belajar dan berkarakter Kristiani, serta pemerintah Indonesia agar diberi hikmat dalam memajukan dunia pendidikan.MPKW Sumut–Aceh lanjutnya, terus berkomitmen melakukan transformasi pendidikan Kristen melalui penguatan nilai Compassion, Collaboration, dan Creativity, serta strategi "Seven Strong" sebagai fondasi organisasi dan pelayanan. 



Sepanjang tahun 2025, semangat "Duc In Altum-Melangkah Lebih Jauh dan Lebih Dalam" telah menjadi dorongan untuk melayani dengan iman dan dampak yang lebih luas.


Memasuki tahun 2026, semangat tersebut dilanjutkan melalui tema "Fructus in Altum" untuk bergerak lebih jauh, lebih dalam dan lebih berbuah.Ia juga menyampaikan pesan kepada seluruh insan pendidikan Kristen agar terus bertumbuh, relevan dan menjadi terang di tengah tantangan dunia pendidikan saat ini.



Sementara Ketua Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia Hadi Irawan D MBA MCom dalam sambutan melalui video mengingatkan pentingnya mengenang Cornelis Senen, pendiri sekolah Kristen pertama di Batavia (kini Jakarta), sebagai teladan dedikasi dan visi pendidikan Kristen di Indonesia.Perayaan HSKI menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali panggilan sekolah Kristen sebagai mitra gereja dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta membentuk generasi yang beriman, berkarakter dan berintegritas.


Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris MPKW Sumut–Aceh Drs Edward Sitorus MSi, Direktur Operasional RPH Medan Jadi Pane SPd MM, Feri Yuwandi MM Direktur Pelaksana Kalam Kudus, Suwandy Taswin Kepala SMA Kalam Kudus, Poster Sagala Kepala SMP serta para pemangku kepentingan pendidikan Kristen lainnya.


Kategori : News


Editor      : ARS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama