Dedikasi Seskab Teddy Wijaya Patut Dicontoh Jajaran Kabinet Merah Putih

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Dedikasi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang bekerja hingga larut malam menuai pujian. Beragam komentar dukungan di media sosial terlihat dalam video aktivitasnya yang beredar. Seskab Teddy masih berada di kantor pada pukul 23.45 WIB, ketika menerima kunjungan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, belum lama ini. 


Seskab Teddy Indra Wijaya. Ist

"Mas Seskab, Teddy Indra Wijaya yang viral di media sosial karena jam kerjanya yang luar biasa. Pukul 23.45 masih berada di kantor, dan itu membuat banyak orang mengacungi jempol," kata pengamat politik Hendri Satrio sebagaimana dikutip dari kanal Youtube Hendri Satrio Official , Selasa (3/2/2026).


Menurut Hendri, bekerja sesuai jam memang suatu kewajiban, tetapi melampaui jam tentu menunjukkan dedikasi ekstra. Seskab Teddy Wijaya jelas masih berinteraksi dengan kepala daerah. Hal ini dinilai menjadi bukti nyata komitmennya dalam menjalankan tugas negara.


"Ada juga yang bilang ke saya, ‘Hen, enggak usah terlalu dipuji, itu kan sudah kewajiban.’ Ya, kalau masih jam kerja itu kewajiban. Tapi kalau sudah lewat jam kerja dan tetap bekerja dengan semangat, itu bukan sekadar kewajiban—itu kerja luar biasa," tutur pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI ini.


"Jadi, patut kita apresiasi. Keuntungan punya Seskab yang masih muda dan enerjik adalah dia mampu bekerja melampaui jam kerja formal. Mudah-mudahan apa yang dilakukan Seskab Teddy Indra Wijaya ini bisa ditiru oleh menteri-menteri atau jajaran kabinet Presiden Prabowo lainnya."


Jajaran Kabinet Merah Putih tak kenal lelah untuk bekerja mengimplementasiman visi misi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Presiden Prabowo Subianto pun mengapresiasi kinerja anggota Kabinet Merah Putih selama satu tahun kepemimpinannya. Prabowo menilai para menteri berani mengambil inisiatif dan keputusan penting demi kepentingan bangsa.


"Saudara-saudara telah bekerja dengan penuh inisiatif, karena mengambil keputusan dan inisiatif itu membutuhkan keberanian. Yang paling aman, paling gampang, adalah tidak berbuat apa-apa atau menunggu petunjuk," ujar Kepala Negara saat menyampaikan arahan dalam Taklimat Awal Tahun 2026 di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). 


Prabowo menegaskan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran kabinet yang berani mengambil keputusan secara mandiri. Sejumlah inisiatif yang diambil Kabinet Merah Putih, dinilai telah memberikan hasil nyata bagi masyarakat.


“Dengan demikian, saya menyampaikan penghargaan kepada saudara-saudara sekalian. Tidak mungkin saya sebagai presiden bisa melaporkan hal ini kepada bangsa tanpa kerja keras saudara-saudara semuanya,” ucap Presiden.


Terkait evaluasi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Presiden Prabowo tak memerlukan suatu forum khusus.


“Bahwa dalam proses bekerja itu, menjalankan program, menjalankan tugas-tugas, di situ pasti bagian dari perjalanannya adalah melakukan penilaian-penilaian atau evaluasi,” ujar Prasetyo.***


Kategori : News


Editor      : AHS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama