JAKARTA, suarapembaharuan.com - Indonesia bersiap menjadi pusat perhatian dunia olahraga air melalui penyelenggaraan Indonesia International Jetsport World Series 2026 yang bakal digelar Agustus 2026 mendatang di Pantai Ancol, Jakarta Utara. Ajang internasional ini diproyeksikan diikuti lebih dari 40 negara dengan sekitar 300 atlet jetski kelas dunia serta ribuan penonton dari berbagai negara.
Ketua Indonesia Jetsport Boating Association (IJBA), Syaiful Sutan Aswar, menyebut penyelenggaraan event ini memiliki makna strategis yang melampaui sekadar kompetisi olahraga. Baginya ini bukan hanya menarik atlet, tetapi menarik dunia untuk datang ke Indonesia.
"Kita ingin orang datang karena memang dari hatinya ingin datang ke Indonesia. Negara kita memiliki daya tarik luar biasa yang perlu dikemas secara terintegrasi melalui olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif," kata Sutan bersama Waketum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Ismail Ning pada Kamis (5/3/2026).
Melalui ajang ini, IJBA ingin membangun reputasi jangka panjang Indonesia dalam kalender kompetisi jetsport internasional. Selain itu, federasi jetski Indonesia juga berharap event ini menjadi momentum pembinaan atlet muda nasional.
“Harapannya semakin banyak generasi muda yang ingin menjadi atlet profesional. Prestasi itu adalah gaya hidup. Mental dan karakter harus dibangun sejak kecil,” jelas Sutan yang didampingi atlet jetski nasional sekaligus juara dunia, Aero Aswar dan Aqsa Aswar.
Direktur Limasatu Kreatif Indonesia, Eka Nugraha Manurung, mengungkapkan bahwa ajang ini dirancang sebagai platform strategis yang menggabungkan olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
“Event ini tidak hanya kompetisi olahraga, tetapi juga platform strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai center of excellence jetsport di Asia Tenggara sekaligus destinasi sport tourism kelas dunia,” ujarnya.
Untuk mendukung tujuan tersebut, penyelenggara menyiapkan standar produksi internasional, termasuk kualitas siaran (broadcast quality), manajemen risiko, protokol keselamatan, serta layanan hospitality kelas dunia bagi delegasi dari lebih dari 40 negara. Event ini juga akan menghadirkan cultural showcase, brand activation, serta siaran langsung multi-platform melalui kemitraan dengan media internasional.
“Kami ingin dunia melihat bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event jetsport berskala global dengan profesionalisme tinggi,” tambah Eka.
Dari sisi infrastruktur, IJBA memastikan kesiapan venue di kawasan Ancol dengan sejumlah penyempurnaan teknis yang saat ini tengah dilakukan.
Indonesia International Jetsport World Series 2026 akan mempertandingkan enam kelas utama, yaitu pro ski GP, pro am runabout 1100 open, pro runabout GP, pro sm runabout 1100 stock, pro am runabout stock dan pro am endurance open.
Penyelenggara berharap ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat sektor sport tourism, meningkatkan branding Indonesia di mata dunia, serta mendorong pertumbuhan industri kreatif dan marine lifestyle. Lewat ajang ini, Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan baru dalam perkembangan jetsport internasional.
Kategori : News
Editor : AHS

Posting Komentar