JAKARTA, suarapembaharuan.com - Penyedia layanan laboratorium dan klinik, Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) memperkenalkan layanan Stemcell Clinic by Prodia sebagai pusat terapi pengobatan regeneratif berbasis sel punca bagi masyarakat yang berlokasi di Prodia Senior Health Centre (PSHC), Jl. Metro Pondok Indah TB-31, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Layanan klinik ini hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan preventif dan terapi inovatif melalui layanan stem cell yang berbasis teknologi dan evidence-based. Stemcell Clinic by Prodia ini menawarkan standar medis dan keamanan tinggi, berkolaborasi dengan PT Prodia Stemcell Indonesia (ProSTEM) sebagai perusahaan yang berpengalaman dan memiliki kapabilitas di bidang pengolahan dan pengelolaan sel punca di Indonesia.
Disebutkan, terapi sel punca (stem cell) di Indonesia menunjukkan pengembangan teknologi pengobatan regeneratif yang berpotensi menyembuhkan berbagai penyakit kronis. Metode ini memanfaatkan kemampuan sel (regenerasi) sehingga memperbaiki atau mengganti jaringan tubuh yang rusak dapat diperbaiki atau digantikan, yang membuka peluang baru dalam dunia pengobatan untuk penanganan penyakit degeneratif, termasuk pengapuran sendi atau osteoartritis.
Dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi, Yanuarso mengatakan terapi ini dinilai tidak sekadar meredakan gejala penyakit, tetapi juga membantu proses regenerasi jaringan dan percepat pemulihan, sehingga mampu menjaga kualitas hidup pasien tetap optimal. Osteoartritis merupakan salah satu penyakit yang biasa terjadi seiring dengan terjadinya proses penuaan dan ini menjadi solusi medis mutakhir, khususnya bagi pasien yang menderita masalah tulang dan sendi atau ortopedi.
"Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan penurunan fungsi sendi. Teknologi sel punca dapat mempercepat regenerasi jaringan dan meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan," katanya di Jakarta pada Sabtu (18/4/2026).
Selama ini, pengobatan osteoartritis atau yang dikenal sebagai pengapuran sendi dilakukan untuk mengatasi gejala yang muncul. Pengobatan konvensional yang diberikan seperti obat antiinflamasi dan analgesik lebih berfokus mengurangi rasa nyeri. Namun, obat tersebut tidak dapat memperbaiki kondisi jaringan sendi secara utuh.
Maka dari itu, dengan dibukanya layanan stem cell by Prodia, bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan alternatif pengobatan modern, khususnya di bidang ortopedi dan bedah plastik. Klinik ini beroperasi sesuai dengan regulasi pemerintah yang fokus utama layanan menangani kasus-kasus ortopedi tertentu yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
dr Yanuarso menekankan bahwa tidak semua penyakit ortopedi dapat ditangani dengan terapi sel punca. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan (KMK), terdapat batasan yang jelas mengenai jenis penyakit tertentu yang diperbolehkan:
"Layanan yang diberikan di klinik ini difokuskan pada tindakan lokal, mengingat status fasilitasnya sebagai klinik, bukan rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko medis yang memerlukan penanganan intensif," papar dia.
Salah satu target utama dari klinik ini adalah penderita penyakit degeneratif dan cedera, seperti osteoartritis (pengapuran sendi). Diakui, prevalensi penderita ini sangat tinggi di Indonesia.
"Selama ini penanganan umum hanya sebatas pemberian obat antinyeri dan fisioterapi. Dengan adanya KMK, layanan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat terhadap teknologi kedokteran regeneratif yang aman dan terakreditasi, sesuai dengan standar medis yang berlaku di Indonesia dan berbasis bukti ilmiah," papar dr Yanuarso.
Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty menjelaskan bahwa melanjutkan langkah strategis tahun 2025 dengan akuisisi 30% saham ProSTEM, Prodia terus berkomitmen menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, termasuk pengembangan terapi pengobatan regeneratif berbasis sel punca sebagai bagian dari precision medicine dan future medicine. Pembukaan Stemcell Clinic by Prodia ini merupakan bentuk kolaborasi Prodia dan ProSTEM dalam menyediakan solusi kesehatan yang tidak hanya kuratif, tetapi juga preventif, regeneratif, dan mendukung wellness masyarakat secara menyeluruh.
"Didukung tenaga medis profesional dan berpengalaman, Prodia optimis layanan Stemcell Clinic by Prodia ini dapat memperkuat positioning Prodia sebagai penyedia layanan kesehatan terintegrasi terdepan di Indonesia. Ke depan, kolaborasi ini akan diperluas jangkauannya ke area dan kota-kota strategis lainnya, serta tidak terbatas pada specialty clinic saja, tetapi menjadi bagian dari ekosistem layanan kesehatan Prodia secara menyeluruh,” ujar Dewi.
Layanan Stemcell Clinic by Prodia Prodia hadirkan terapi sel punca berstandar medis dan keamanan tinggi, dilakukan oleh dokter yang berpengalaman. Adapun layanan yang dihadirkan meliputi terapi sel punca untuk penyakit ortopedi seperti Lesi Osteochondral, Osteoarthritis, Osteoporosis, Reparasi dan Rekonstruksi Tendon/Ligamen, serta Cedera Meniskus Lutut. Pelanggan dapat memperoleh layanan ini dengan datang langsung ke Stemcell Clinic by Prodia Prodia dan berkonsultasi dengan dokter, atau melalui rujukan dari Klinik Prodia untuk melakukan terapi sel punca.
Direktur ProSTEM, Cynthia Retna Sartika mengungkapkan sebagai perusahaan yang berpengalaman dalam penelitian dan pengembangan terapi sel punca, sel, dan turunannya, ProSTEM memiliki kapabilitas serta dukungan teknologi untuk menghadirkan produk yang terstandar dan dikembangkan berdasarkan pendekatan ilmiah.
"Pendekatan yang kami lakukan tidak hanya berfokus pada inovasi, tetapi juga pada konsistensi kualitas, pengendalian proses, serta validasi sesuai dengan perolehan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta izin operasional dari Kementerian Kesehatan untuk penyimpanan dan pemrosesan sel punca, sel, dan turunannya," ucap dia.
Selain itu, ProSTEM juga mengacu pada standar internasional, seperti NetCord & Foundation for the Accreditation of Cellular Therapy (FACT-NetCord) serta Association for the Advancement of Blood & Biotherapies (AABB), khususnya dalam aspek pengendalian mutu (quality control), traceability, dan keamanan produk berbasis sel. Sistem manajemen mutu kami juga telah tersertifikasi ISO 9001:2015, yang semakin memperkuat konsistensi proses dan layanan yang diberikan.
"Kehadiran layanan Stemcell Clinic by Prodia yang terintegrasi ini merupakan wujud sinergi antara keahlian ProSTEM dalam pengembangan dan pemrosesan produk berbasis sel dengan kapabilitas Prodia dalam layanan diagnostik serta jaringan klinik yang luas. Kami optimis kolaborasi ini dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan terapi regeneratif melalui advanced medicine di Indonesia,” pungkas Cynthia.
Kategori : News
Editor : AHS




Posting Komentar