Hard Lights Gandeng BEAUZ dan Solar State Rilis 'Mad World'

JAKARTA, suarapembaharuan.com – Produser musik asal Malaysia, Hard Lights, resmi meluncurkan single terbaru berjudul Mad World. Tidak sendiri, dalam karya teranyarnya ini ia menggandeng duo produser bersaudara asal Amerika Serikat, BEAUZ, serta musisi berbakat asal Belanda, Solar State.



Kolaborasi lintas negara ini melahirkan sebuah track peak-time bergenre techno crossover. Lagu ini secara apik memadukan produksi melodik yang kuat dengan nuansa techno, ketukan perkusi yang intens, bassline bertenaga, serta melodi utama yang hipnotis dan mudah diingat.


Secara tematik, Mad World mengeksplorasi ruang emosional yang lebih gelap. Rasa gelisah dan disorientasi mengalir di balik energinya yang menghentak, memberikan kedalaman makna yang lebih dari sekadar lagu lantai dansa biasa. Bahkan, desain sampul digitalnya sengaja dirancang untuk mencerminkan kontradiksi dunia saat ini yang kacau sekaligus memikat.


"Kolaborasi ini berjalan sangat natural karena saya sudah lama berteman dengan BEAUz. Percikan kreatif langsung muncul begitu vokal dan draf penulisan lagu awal dari Solar State masuk ke studio," kata Hard Lights melalui keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).


Proses produksi lagu ini memakan waktu selama enam bulan. Hard Lights mengungkapkan, tantangan terbesar mereka adalah menemukan formula drop musik yang paling pas. Setelah dua bulan penuh melakukan eksperimen di studio, warna musik final yang mereka impikan akhirnya berhasil dikunci.


"Saya rasa pesan dalam lagu ini sangat relevan dengan apa yang sedang terjadi di tengah masyarakat kita sekarang," tambah produser bernama lengkap Joshua Tan tersebut.


Melalui Mad World, Hard Lights berharap dapat menyampaikan pesan mendalam mengenai realitas "dunia yang gila" saat ini. Menilik komposisinya, lagu ini diproyeksikan bakal menjadi pengisi kuat untuk daftar putar (playlist) melodic techno, musik dansa, hingga panggung utama festival besar.


Menariknya, pencinta musik elektronik di Asia menjadi yang pertama mendengarkan lagu ini secara langsung dalam rangkaian tur yang sedang berjalan.


"Lagu ini sudah dibawakan perdana dalam tur Asia 2026 saya, mulai dari Taipei, kemudian Jakarta, Hong Kong, Bali, hingga Kuala Lumpur," tutur musisi yang telah memulai kariernya di dunia musik elektronik sejak usia 16 tahun tersebut.


Setelah perilisan ini, Joshua Tan mengaku tidak akan bersantai dan langsung bersiap meluncurkan deretan karya baru serta kolaborasi besar lainnya.


"Saya ingin menciptakan sebuah karya yang energinya tetap membakar lantai dansa, namun di sisi lain memiliki ruang emosional untuk membuat pendengarnya merenung. Semoga mereka bisa merasakan kedua sensasi tersebut secara bersamaan," pungkasnya.


Saat ini, Mad World sudah bisa dinikmati di berbagai platform pemutar musik digital (streaming) legal.


Kategori : News


Editor     : AHS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama