Alexander/Tanapat Juarai Ganda Putra M-15 Seri 1 Amman Men's World Tennis Championship 2026

BALI, suarapembaharuan.com - Petenis Alexander Chang/Tanapat Nirundorn akhirnya sukses meraih gelar juara ganda putra di ajang M-15 Seri 1 Amman Men's World Tennis Championship 2026, di Nusa Dua, Bali, Sabtu (25/7/20266) dengan menumbangkan Taisei Ichikawa/Hikaru Shiraishi dua set langsung.



Pada laga final yang digelar dilapangan A Nusa Dua Bali, pasangan dari Amerika Serikat dan Thailand ini, tampil mengejutkan dengan menumbangkan lawannya yang merupakan unggulan pertama.


Meski baru pertama kalinya berpasangan namun Alexander Chang/Tanapat Nirundorn ternyata mampu tampil solid, sehingga di set pertama ganda dari Jepang ini dipaksa menyerah 3-6.


Berupaya bangkit dan sempat mematahkan servis dari Tanapat Nirundorn di game ke 5 namun upaya Taisei Ichikawa/Hikaru Shiraishi kembali menemui hambatan saat pasangan Amerika Serikat serta Thailand ini mampu mengantisipasinya sehingga akhirnya menutup set kedua 7-5 untuk keluar sebagai juara.


Seusai memenangi laga yang berdurasi 1 jam 9 menit tersebut, Tanapat Nirundorn memuji rekannya yang tampil begitu luar biasa tanpa kenal lelah, meskipun Alexander Chang harus bermain rangkap di nomor tunggal dan ganda putra.


"Gelar yang diraih ini menjadi sebuah hasil menggembirakan sekaligus menjadi modal penting bagi kami berdua, yang akan kembali berpasangan pada M-15 seri kedua mendatang," kata Alexander Chang. 



Dengan raihan gelar juara yang di peroleh pada seri pembuka M-15 di Nusa Dua Bali, Alexander Chang/Tanapat Nirundorn berhak atas hadiah uang sebesar $ 930 dan juga tambahan 15 poin, sedangkan sebagai runner up, Taisei Ichikawa/Hikaru Shiraishi memperoleh $ 540 serta 8 poin.


Sementara itu di sektor tunggal putra yang hari ini mempertandingkan partai semifinal, wakil Thailand Thanaphat Boosarawongse akhirnya secara dramatis berhasil menumbangkan Alexander Chang melalui kemenangan rubber set.


Ketatnya pertarungan antar kedua pemain tersaji di sepanjang pertandingan, dimana poin demi poin berlangsung imbang hingga skor 3-3 di set pertama. Namun pemain kidal Amerika Serikat yang berusia 20 tahun tersebut dengan senjata servis serta groundstroke yang prima, memenangi set awal ini dengan 6-3.


Memasuki set kedua, ternyata menjadi momen kebangkitan bagi pemain Thailand berusia 22 tahun yang merintis di turnamen ini lewat jalur kualifikasi, dimana secara perlahan dapat meredam agresifitas Alexander Chang dan membalasnya dengan keunggulan 7-6 tiebreak 5, sehingga laga pun harus diselesaikan dengan rubber set.


Kemenangan di set kedua kian memotivasi Thanaphat Boosarawongse dengan terus bermain taktis untuk balik menekan lawannya dan mengantarkan petenis negri gajah putih tersebut sukses menutup laga 6-3, dalam tempo 2 jam 38 menit.


Selanjutnya pada pertandingan finalnya Thanaphat Boosarawongse akan menantang petenis Jepang Ryuki Matsuda, setelah di babak 4 besar sukses menumbangkan rekan senegaranya Ryotaro Taguchi dengan dua set langsung 7-6 tiebreak 8 dan 6-3.


Untuk laga puncak antara wakil Thailand Thanaphat Boosarawongse melawan Ryuki Matsuda dari Jepang, akan dipertandingkan Minggu 26 Juli pukul 13.30 Wita, di lapangan A Nusa Dua Bali.


Kategori : News


Editor      : AHS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama