Diikuti 5.000 Pelari, Pancasakti Run 2026 Jadi Pijakan Menuju IPO 2029

TANGERANG, suarapembaharuan.com – Pancasakti Run 2026 sukses menyedot perhatian ribuan pencinta olahraga. Mengusung tema “The Journey to Going Public Begins”, ajang lari massal ini menjadi simbol kuat komitmen gaya hidup sehat sekaligus langkah awal strategis korporasi menuju lantai bursa.



Event yang berlangsung di QBIG BSD City, Tangerang, pada Minggu (19/7/2026) ini melombakan tiga kategori utama: 5.5K, 10K, dan Half Marathon. Tidak main-main, rute untuk kategori Half Marathon dalam ajang ini telah mengantongi sertifikasi resmi dan pengakuan dari federasi atletik internasional.


CEO Pancasakti Group, Suwandy Tasmady, menegaskan bahwa Pancasakti Run 2026 bukan sekadar agenda olahraga tahunan biasa. Ajang ini merupakan bagian dari garis waktu (timeline) besar perusahaan untuk melepas saham ke publik.



"Pancasakti Run 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung budaya hidup sehat, sekaligus menjadi rangkaian menuju penawaran saham perdana (IPO) atau Go Public Pancasakti pada tahun 2029 mendatang," ujar Suwandy tegas.


Sebagai bentuk apresiasi bagi para atlet, pihak panitia menyediakan total hadiah ratusan juta rupiah beserta berbagai doorprize menarik. Bahkan, ada daya tarik luar biasa berupa tiket gratis untuk berlaga di ajang internasional. Pihak manajemen menantang para pelari Half Marathon untuk membuktikan kemampuan terbaik mereka demi terbang ke Australia.



“Kita menyediakan tiga tiket kepada pelari yang bisa menyelesaikan lomba half marathon di bawah waktu 2 jam 30 menit untuk berkesempatan mengikuti Sydney Marathon 2027. Nanti akan diundi. Pemenang akan kita tanggung semua biayanya untuk tampil di Sydney Marathon," jelas Suwandy.


Ahok Soroti Tren Positif Anak Muda


Gelaran ini kian semarak dengan kehadiran politisi nasional sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Turut ambil bagian di kategori 5K, Ahok mengapresiasi tinggi ledakan tren olahraga lari di Indonesia pasca-pandemi Covid-19, terutama di kalangan generasi muda.



“Saya kira kita bersyukur ya, setelah peristiwa Covid, anak-anak muda sekarang itu lebih mengerti olahraga. Dulu orang jarang bangun pagi-pagi, sekarang kita bisa perhatikan anak-anak muda sudah terbiasa bangun pagi untuk lari,” ungkap Ahok di lokasi acara.


Ahok menilai, Pancasakti Run 2026 berhasil membuktikan bahwa lari telah bertransformasi menjadi ruang kolaborasi yang mempererat kebersamaan dan membangun komunitas positif. Ia pun berharap langkah korporasi ini bisa ditiru oleh sektor swasta lainnya demi membangun masyarakat yang lebih sehat.


“Mudah-mudahan semakin banyak perusahaan seperti Pancasakti yang menggelar event olahraga seperti ini,” tambah Ahok, yang juga berseloroh bahwa fisiknya masih sangat prima untuk melahap rute 5K.


Tercatat, total peserta Pancasakti Run 2026 mencapai 5.000 pelari dari berbagai daerah hingga mancanegara. Komposisi peserta terdiri dari 2.500 pelari di kategori 5K, 1.500 pelari di kategori 10K, dan 1.000 pelari tangguh yang menantang diri di kategori Half Marathon. Melalui event berskala besar ini, Pancasakti Group sukses mengawinkan pesan kesehatan publik dengan target pertumbuhan bisnis yang ambisius.


Kategori : News


Editor      : AHS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama