UBM dan Google Hadirkan AI Learning Center untuk Talenta Masa Depan

JAKARTA, suarapembaharuan.com — Universitas Bunda Mulia (UBM) menjadi perguruan tinggi pertama di Jakarta yang bekerja sama dengan Google dalam menghadirkan AI Learning Center. 


Universitas Bunda Mulia (UBM) resmi meluncurkan AI Learning Center hasil kolaborasi dengan Google di UBM Kampus Ancol, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Fasilitas tersebut memperkuat pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sekaligus mendorong kesiapan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia industri.


Program Manager Google Indonesia, Pandu Nugroho, mengatakan UBM merupakan kampus pertama di Jakarta yang memiliki AI Learning Center hasil kolaborasi dengan Google. Di Indonesia, fasilitas serupa sebelumnya telah hadir di Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Gading Serpong.


“UBM merupakan universitas pertama yang bekerja sama dengan Google di Jakarta,” ujar Pandu pada acara peluncuran AI Learning Center hasil kolaborasi dengan Google di UBM Kampus Ancol, Jakarta, Rabu (9/9/2026).



Pandu menjelaskan, kolaborasi Google dengan perguruan tinggi dalam pengembangan AI Learning Center diwujudkan melalui dukungan teknologi dan platform yang dirancang khusus untuk kebutuhan pendidikan. Platform tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa maupun sivitas akademika UBM untuk menunjang proses pembelajaran.


Menurutnya, teknologi yang disediakan Google memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk mengelola dan memanfaatkan data sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.


“Kami punya teknologi yang memang kami desain hanya untuk dunia pendidikan. Kampus, khususnya UBM, punya kebebasan untuk pengolahan datanya di situ,” kata Pandu.


Pemanfaatan teknologi tersebut tidak terbatas pada aktivitas di dalam AI Learning Center. Mahasiswa dapat menggunakannya untuk mengerjakan tugas, mengembangkan proyek, melakukan penelitian, maupun berbagai aktivitas pembelajaran lainnya.


“Namanya aplikasi sebenarnya tidak terbatas hanya di lab. Mereka bisa membuat tugas, mereka bisa membuat project,” ujarnya.


Pandu berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat mendorong lahirnya berbagai praktik baik dalam pemanfaatan teknologi digital untuk pendidikan, termasuk melalui riset dan pengembangan model pembelajaran berbasis teknologi.


“Kami bisa berkolaborasi dengan pendidikan tinggi untuk memberikan ataupun menghasilkan praktik baik berupa riset, bisa juga bagaimana teknologi pembelajaran digital yang baik itu seperti apa,” katanya.


Ia menambahkan, kerja sama Google dan UBM juga berkaitan dengan kurikulum serta program pembelajaran. Mahasiswa akan memperoleh kesempatan melakukan praktik secara langsung dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di AI Learning Center maupun di luar fasilitas tersebut.


Dorong Kompetensi Mahasiswa


Wakil Rektor UBM Martina Venny mengatakan kehadiran AI Learning Center merupakan bagian dari langkah strategis universitas dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi.


“Perkembangan Artificial Intelligence telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor. Melalui AI Learning Center, UBM ingin membekali mahasiswa agar tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara mengembangkannya untuk menjawab kebutuhan bisnis, industri, dan masyarakat,” ujar Martina.


AI Learning Center dilengkapi ekosistem pembelajaran digital yang mendukung kegiatan perkuliahan, pelatihan, penelitian, pengembangan proyek, serta kolaborasi lintas disiplin. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dan dosen dalam memanfaatkan teknologi AI secara kreatif, produktif, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri.


Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan mengembangkan solusi berbasis AI yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari bisnis, komunikasi, desain, teknologi informasi, hingga industri kreatif.


Foto: Dok UBM


Kehadiran AI Learning Center sekaligus memperkuat ekosistem akademik UBM yang telah memiliki Program Studi S1 Artificial Intelligence. UBM menyebut program studi tersebut sebagai program studi AI pertama di Indonesia yang berdiri sebagai program studi tersendiri, bukan sekadar peminatan.


AI Learning Center berperan dalam menghubungkan pendidikan, penelitian, dan penerapan teknologi. Mahasiswa dapat terlibat dalam penelitian, mengolah kasus nyata dari industri, mengembangkan prototipe, serta berkolaborasi dengan akademisi dan mitra nasional maupun internasional.


Program Studi Artificial Intelligence UBM berfokus pada sejumlah bidang teknologi terkini, antara lain Machine Learning, Generative AI, Large Language Models (LLM), Responsible AI, dan Smart Systems.


Dengan hadirnya AI Learning Center, UBM menargetkan pengembangan kompetensi mahasiswa tidak berhenti pada kemampuan menggunakan teknologi AI. Fasilitas tersebut diarahkan menjadi ruang pembelajaran dan inovasi yang memungkinkan mahasiswa mengembangkan solusi, melakukan riset, serta menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.


Kategori : News

Editor      : AHS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama