• Jelajahi

    Copyright © Suara Pembaharuan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Monetize your website traffic with yX Media

    Revisi UU ITE, Menko Polhukam Mahfud MD Bentuk Dua Tim

    2/19/21, 23:47 WIB Last Updated 2021-02-19T16:47:55Z
    Monetize your website traffic with yX Media
    Monetize your website traffic with yX Media

    JAKARTAsuarapembaharuan.com - Desakan publik terkait revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) mendapat respon pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku telah membentuk tim khusus membahas revisi undang-undang tersebut. 


    Ilustrasi


    Mahfud menyebut ada dua tim yang dibentuknya "Satu pembuatan kriteria implementatif agar tidak terjadi pasal karet. Kedua, mempelajari kemungkinan dilakukannya revisi atas UU ITE. Jadi sekarang ini Kemenko sudah membentuk dua tim," ujar Mahfud, Jumat (19/2/2021). 


    Mahfud menjelaskan, tim satu bertugas sebagai kelompok yang membuat interpretasi teknis dan memuat kriteria implementasi dari pasal-pasal yang dianggap pasal karet. Tim tersebut dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan beberapa kementerian lainnya.


    "Tim yang kedua adalah tim revisi atau tim rencana revisi UU ITE, nah karena kan ada gugatan bahwa UU ini pasalnya mengandung pasal  karet, diskriminatif, membahayakan, dan diskriminatif," katanya.


    Pembentukan tim tersebut atas izin dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang beberapa waktu lalu dan mempersilahkan khalayak ramai untuk berdiskusi revisi UU ITE. Mahfud memastikan diskusi tersebut akan dilakukan secara terbuka.


    Menurut Maffud, kedua tim akan mulai bekerja pada hari Senin (22/2/2021). 


    "Kan Presiden mengatakan silahkan didiskusikan revisi itu. Kita akan diskusikan itu. Mana yang dianggap pasal karet, mana yang diskriminitatif. Kita diskusikan secara terbuka," katanya.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini