Iklan

Politik

Wanita Berdarah Batak, Letda Pnb Lucky Napitupulu Dilantik KSAU Jadi Penerbang Militer

04/08/2021, Agustus 04, 2021 WIB Last Updated 2021-08-04T15:29:26Z

SLEMAN, suarapembaharuan.com - Sebanyak 41 penerbang militer lulusan Sekolah Penerbang Angkatan 98  (Sekbang A-98) Terpadu dilantik dalam upacara militer wingday di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Rabu (4/8/2021). Salah satunya penerbang wanita berdarah Batak, Letda Pnb Lucky Napitupulu dari TNI Angkatan Udara (AU). 

 Lulusan Sekbang A-98 lempar topi ke udara saat tim aerobatik TNI AU melintas di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Rabu (4/8/2021). (Foto: Istimewa)

Letda Pnb Lucky Napitupulu dari TNI AU juga menjadi salah satu dari dua perempuan penerbang wanita yang dilantik Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU)  Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. Penerbang wanita lainnya, Letda Laut (Pelaut) Michelle Anggraini dari TNI AL. Selain itu, ada satu penerbang dari Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM).

 

Pelantikan diawali dengan penyematan brevet wing dan penyerahan trofi kepada lulusan terbaik, yakni Letda Pnb Arya Wisnu Wardhana dari Jurusan Fixed Wing dan Letda Pnb Givana Patriot dari Jurusan Rotary.

 

Upacara wingday digelar sederhana karena tengah pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Tradisi penyematan wing dari keluarga kepada lulusan juga ditiadakan. Sebagai gantinya, penyematan wing dilakukan oleh pejabat yang hadir.

Fly pass tim aerobatik TNI AU atau Jupiter Aerobatic Team (JAT)  dan passing out parade turut memeriahkan upacara tersebut.

 

KSAU Marsekal TNI  Fadjar Prasetyo  mengatakan upacara Wingday bukanlah akhir, melainkan gerbang awal pengabdian selanjutnya. Para penerbang akan berhadapan dengan bidang kerja yang semakin kompleks serta tantangan tugas yang semakin berat. Ini salah satu konsekuensi dari lompatan teknologi yang begitu pesat serta perkembangan lingkungan strategis yang sangat dinamis.

 

”Hal terpenting yang harus terus dikembangkan adalah airmanship yang menjadi landasan bertindak setiap airman. Prinsipnya, airmanship adalah judgement yang lahir dari situational awareness yang tinggi,” katanya.

 

Untuk mencapai hal tersebut dengan optimal, tidak ada jalan lain kecuali melalui kepemilikan pilar ilmu pengetahuan yang mumpuni serta fondasi kedisiplinan, kemampuan, keahlian yang kuat dan terus diasah sepanjang waktu.

 

KSAU juga mengingatkan kepada para wisudawan Sekbang Terpadu Angkatan ke-98 bahwa tantangan di era informasi ini telah semakin kompleks dan akan terus berubah secara dinamis.

 

“Teruslah mawas diri dan semakin giat dalam mengisi dan mengembangkan kemampuan diri, dengan pengetahuan dan wawasan yang relevan dengan kebutuhan tugas kalian. Senantiasa tingkatkan kemampuan literasi serta tanamkan prinsip untuk terus belajar sepanjang hayat," katanya.

 

Kapentak Lanud Adisucipto Yogyakarta Mayor Sus Ambar Rejiyati  menambahkan, 41 penerbang militer yang dilantik 39 berasal dari TNI AU, satu penerbang TNI AL dan satu penenerbang dari TUMD.  Khusus untuk  39  penerbang AU terdiri atas 13 orang penerbang tempur, 16 orang penerbang angkut dan 10 orang penerbang heli. Mereka akan ditempatkan di skadron di seluruh Indonesia. 

 

"Untuk lulusan dari AL dan TUDM  akan dikembalikan ke satuannya," ujarnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini