JAKARTA, suarapembaharuan.com – Tahun 2026 yang sudah memasuki bulan kedua, tak pelak lagi akan menjadi tahun sibuk bagi Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Beladiri Sambo Indonesia (PP Persambi) yang dinakhodai Ketua Umum Krisna Bayu OLY dengan didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Arnold Silalahi serta Humas Azhari Nasution.
Sepanjang tahun 2026 ini, PP Persambi padat agenda nasional dan internasional termasuk di antaranya pelaksanaan Musyarawah Nasional (Munas) Persambi untuk memilih kembali ketua umum karena kepengurusan saat ini sudah berakhir 31 Januari 2026 namun diperpanjang hingga April mendatang.
“Boleh dibilang PP Persambi padat agenda tahun ini. Selain beberapa agenda nasional yang penting dan strategis, PP Persambi juga akan menggelar event internasional salah satu yang terbesar kejuaraan antarmahasiswa dunia,” kata Sekjen PP Persambi Arnold Silalahi kepada para wartawan di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Lebih terinci Arnold menjelaskan, setelah sukses menjadi tuan rumah kejuaraan dunia sambo kadet dan juior tahun lalu, PP Persambi kini banyak mendapat tawaran untuk menggelar event internasional. Namun saat ini PP Persambi akan melaksanakan agenda nasional terlebih dahulu terutama Munas Persambi.
“Untuk agenda PP Persambi di tahun 2026 ini, saya sampaikan dulu untuk kepengurusan PP Persambi berakhir di bulan Januari, 31 Januari ini. Lalu kita sudah mengirimkan surat untuk perpanjangan hingga bulan April. Kita akan melaksanakan Munas pemilihan calon ketua PP Persambi periode 2026-2030,” ujar dia.
Sebelum Munas, kata Arnold, PP Persambi akan menggelar Rakernas Februari ini tepatnya di minggu kedua sebelum bulan puasa yang dilaksanakan melalui daring. “Lalu untuk Munas akan dilaksanakan di sekitar minggu pertama atau minggu kedua di bulan April, menunggu surat perpanjangan dari KONI Pusat,” ungkapnya.
Usai Rakernas dan Munas, PP Persambi akan melaksanakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sambo yang akan dilaksanakan di Jakarta, Mei. Yang menarik, kejurnas ini akan diikuti peserta dari seluruh provinsi, kabupaten dan kota seluruh Indonesia secara open.
“Kejurnas Sambo akan dilaksanakan di Jakarta pada Mei 2026 dengan target 250-300 peserta dari seluruh Indonesia. Ajang ini juga mencakup kategori pelajar,” ujar Arnold.
Di samping itu ada sekitar tujuh, enam sampai tujuh provinsi yang akan melaksanakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dengan mengikutsertakan olahraga Sambo. “Jadi pada tahun ini sangat padat untuk kejuaraan-kejuaraan, baik di provinsi, nasional, dan internasional,” tegasnya.
Menyinggung tentang kelanjutan dari pembinaan para atlet setelah kejurnas, Arnold mengemukakan, sudah ada agenda diproyeksikan ke kejuaraan World Combat Games tahun 2027 yang rencananya akan dilaksanakan di Indonesia. Dia menambahkan, hasil dari Kejurnas ini akan menjadi salah satu persyaratan rekrutmen atlet untuk mengikuti World Combat nanti.
“Karena memang ada beberapa persyaratan surat-surat juga yang diminta perihal Pelatnas ini. Jadi nanti kita upayakan kalau memang ini terjadi di Indonesia untuk World Combat Games, kita akan langsung mengadakan pemusatan latihan,” katanya.
Kejuaraan Mahasiswa Dunia
Kemudian untuk tingkat internasional Arnold menjelaskan, PP Persambi akan mengikuti kalender event yang dilaksanakan di luar negeri dan juga menggelar kejuaraan besar di dalam negeri. Arnold mengungkapkan Indonesia akan mengikuti kejuaraan Asia yang kebetulan pelaksanaannya dekat di Filipina. Lalu di akhir tahun ada kejuaraan dunia di Yunani.
Selain itu, PP Persambi akan kembali membuat sejarah dengan menjadi tuan rumah event internasional juga yang cukup besar, yaitu kejuaraan internasional antarmahasiswa. Tujuan dari kejuaraan antar-universitas seluruh dunia ini untuk mempromosikan olahraga Sambo di kalangan mahasiswa, serta menjaring calon-calon mahasiswa mendapatkan beasiswa di universitas-universitas di seluruh Indonesia.
“Kejuaraan ini rencananya akan dilaksanakan di Universitas BSI Bekasi antara Juli dan Agustus 2026. Mudah-mudahan sih bisa terlaksana karena ini kemungkinan besar kejuaraan dunia untuk antar-universitas ini baru pertama juga di dunia, belum pernah ada juga,” harap Arnold.
Dia mengemukakan, dengan pelaksanaan kejuaraan dunia ini ke depan Sambo sudah bisa menjadi salah satu olahraga di kampus-kampus, baik di sekolah ataupun di universitas. Jadi sudah sama dengan olahraga lainnya yang lebih dahulu ada di Indonesia.
“Kebetulan juga hasil dari kejuaraan dunia junior kemarin juga sudah banyak yang atletnya berstatus mahasiswa. Jadi diharapkan ini juga dapat mendongkrak perkembangan Sambo Indonesia dan internasional,” ucapnya.
Harapan lain yang disampaikan Arnorld, dengan keaktifan selama hampir lebih dari 10 tahun dan juga melahirkan atlet berprestasi di kejuaraan Asia dan dunia, Sambo bisa kembali dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028 nanti di NTB dan NTT.
Menurut Arnold, harapan itu disampaikan seluruh praktisi Sambo Indonesia. “Itu besar harapan kami dengan prestasi serta cabor Sambo yang menjadi salah satu cabor recognized (diakui) oleh Komite Olimpiade Internasional (Red-IOC). Jadi kami harapkan masih punya kesempatan Sambo ini menjadi salah satu cabor yang include atau dipertandingkan pada PON 2028,” tegasnya.
Mengingat pelaksanaan PON masih ada waktu sekitar dua tahun lagi, Arnold berharap masih bisa terbuka kesempatan untuk Sambo masuk PON 2028 walaupun tempatnya tidak di NTT-NTB. Ketika ditanya apakah hal ini sudah disampaikan ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Arnol mengemukakan, kalau dari diskusi, harusnya sih masih terbuka jika memang ada calon tuan rumah lain untuk cabor-cabor yang belum dipertandingkan di NTT-NTB.
Kategori : News
Editor : AHS

Posting Komentar