IM Yoseph Taher Bertahta di Catur Cepat Ramadhan Cup 2026

JAKARTA, suarapembaharuan.com - Pecatur asal Jawa Barat IM Yoseph Taher (2495) kembali berjaya di Turnamen Catur Cepat Ramadhan Cup ke-20 tahun 2026. Ini bukan kali pertama Yoseph menjadi yang terbaik. Di ajang-ajang serupa sebelumnya, ia juga menjuarai turnamen Ramadan, namun di kategori kilat.



Pada Ramadan kali ini, Yoseph tampil di kelompok Open. Selama 9 babak yang dijalani, pecatur berkacamata ini sukses menjadi yang terdepan usai mengumpulkan 8 poin. Ia hanya kalah sekali dari Grand Master (GM) Novendra Priasmoro (DK Jakarta) pada ronde 9.


Adapun Novendra menjadi runner up di kelompok ini dengan koleksi 8 poin. Di urutan ketiga ada IM Gilbert Elroy Tarigan yang juga mengoleksi 8 poin. Di kategori ini, Yoseph dinyatakan sebagai juara karena unggul solkof.


Bagi Yoseph, hasil juara yang diraihnya bukan hal yang mudah. Ia mengaku harus berjuang keras, apalagi banyak pesaing kuat, baik pecatur senior maupun yunior.



“Pastinya banyak pemain muda berbakat. Banyak orang tua, senior-senior yang bermain di sini. Saya merasa tertantang untuk bisa menahan mereka. Kira-kira jadinya saya berjuang, babak demi babak, dan akhirnya saya meraih juara,” kata Yoseph usai penutupan turnamen di Wisma Kemenpora Jakarta, Minggu 8 Maret 2026.


Mengenai pertemuan krusial, Yoseph menyebut lawan Gabian Glen di ronde ke-8 yang paling menguras pikiran.


“Nah, babak ke-8 sih sebenarnya, lawan Fabian Glen dari Bali. Karena sih poinnya cuma beda setengah, dan pasti deg-degan untuk bermain. Jadinya saya bermain aman, tapi lawan saya memaksa, dan akhirnya saya bisa menang. Jadi akhirnya, karena selisih ada satu poin, jadi saya merasa aman menjadi juara satu,” ungkapnya.



Yoseph mengakui punya keunggulan di catur cepat dan kilat. Karenanya, ia sering menjadi juara di kategori tersebut.


Sedangkan di catur standar, ia mengaku harus banyak belajar dan mengasah kemampuan lagi.


“Kalau standar, ya masih belum, makanya saya masih latihan. Supaya di next event, kalau ada catur standar, saya berusaha menjadi juara satu,” jelasnya.



Sementara itu di Kategori Wanita, juaranya adalah WIM Shafira Devi Herfesa. Ia sukses menjadi yang terbaik setelah mengoleksi 7,5 poin.


Sedangkan di urutan kedua dan ketiga, masing-masing ditempati WCM Clementia Adeline (7 poin) dan WFM Yemi Jelsen (6,5 point)


Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto, saat sambutan penutupan menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan edisi ke-20 sejak kali pertama digelar pada 2004 lalu dan sempat berhenti pada masa Covid tahun 2020-2021.


“Yang jelas, kita biasanya ada Ramadhan Cup, dan nanti di Desember kita ada Christmas Cup, selalu catur cepat, jadi cepat selesai, itu bagian dari kegembiraan bersama kita,” ujar Utut.



Ia lalu bercerita, saat ini pecatur junior sangat banyak. Ini berbeda dengan dulu ketika digelar Kejurnas Junior pertama tahun 1975.


“Nah sekarang juniornya begini banyak, inilah tanggung jawab kita sebagai pengurus untuk bagaimana ke depan mengakselerasi kemajuan junior kita,” ungkapnya.


Karena itu, ia punya ide untuk membuat program, dimana pecatur senior diarahkan mendidik setidaknya lima pecatur muda.


“Ke depan senior-senior harus melatih junior, jadi target saya orang kaya Pak Hasian punya lima pecatur putri dan lima pecatur putra junior. Jadi setiap senior bawa sepuluh, lima putra, lima putri,” tuturnya.


“Pak Utut ngomong gampang, nanti pendanaannya dari mana? Nah itu kan problemnya, berarti kan tentu ada konsep juga, dia (pecatur junior) harus dekat dari rumah pelatihnya, nah nanti tentu bukan semuanya ditanggung pelatih, itu yang sebenarnya saya pikirkan,” lanjut Utut.


PB Percasi kepengurusan Utut sendiri akan berakhir pada tahun ini. Namun, sejauh ini belum kelihatan siapa yang akan menggantikannya. Hanya saja, GM Utut tetap didorong untuk menjadi ketua umum PB Percasi lagi untuk satu periode ke depan.


Hal itu diungkapkan mantan Ketua Umum Pengprov Percasi DKI Jakarta Pandapotan Sinaga, yang kini menjabat Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP.


“Saya pikir belum ada yang mampu mengimbangi Pak Utut untuk mengelola caturnya. Karena seperti yang dikatakan Pak Utut tadi, yang mengerti catur, yang mengetahui pelaku-pelaku catur adalah yang mengerti catur. Jadi gak semuanya paham untuk mengerti catur, dalam hal ini masih Pak Utut yang paham,” ujar Pandapotan yang juga salah satu Wakil Ketua Umum PB Percasi.


Terkait Turnamen Ramadhan Cup tahun ini, Pandapotan melihat peserta begitu antusias. “Walaupun berpuasa tetap semangat untuk melakukan kegiatan caturnya. Saya lihat tadi juara-juaranya udah banyak dari luar Jakarta. Ini tantangan kita untuk bagaimana melakukan pendidikan (pelatihan catur) berikutnya,” kata dia.


Daftar Pemenang Turnamen Catur Cepat Ramadhan Cup 2026:


Kategori Open

1. IM Yoseph Taher (8 poin)

2. GM Novendra Priasmoro (8 poin)

3. IM Gilbert Elroy Tarigan (8 poin)


Kategori Wanita

1. WIM Shafira Devi Herfesa (7,5 poin)

2. WCM Clementia Adeline (7 poin)

3. WFM Yemi Jelsen (6,5 poin)


Kategori U-16 (Junior Putra)

1. NM Kenny Horasino Bach (8 poin)

2. Almagro Hasian Gultom (7,5 poin)

3. Dhanvant (7 poin)


Kategori G-16 (Junior Putri)

1. Alysha Putri Abdullah (8 poin)

2. Baby Benita Sabana (8 poin)

3. Arini Angelina Lovly (6,5 poin)


Kategori : News


Editor      : AHS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama