JAKARTA, suarapembaharuan.com — Persaingan kategori Open Turnamen JAPFA FIDE Rated 2026 berjalan tensi tinggi dan penuh kejutan. Pimpinan klasemen sementara, IM Aditya Bagus Arfan, harus puas bermain remis melawan sesama pecatur muda, FM Muhamad Agus Kurniawan, pada babak ketiga di Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu petang (23/5/2026).
Tambahan 0,5 poin membuat Aditya kini mengemas total 2,5 Victory Point (VP). Aditya mengakui hasil ini tak lepas dari hilangnya fokus di tengah laga akibat faktor kelelahan.
“Di awal posisi saya sedikit unggul. Namun saya melakukan kesalahan, ngantuk, akhirnya blank dan blunder di langkah ke-17,” ujar Aditya penuh penyesalan.
Melihat posisinya kalah tipis, Aditya berinisiatif menawarkan remis pada langkah ke-23 yang secara mengejutkan langsung diterima oleh lawan. Pemilik elo rating 2.370 ini menegaskan tidak terlalu berambisi mengejar trofi utama dan hanya menargetkan posisi tiga besar demi mendongkrak peringkatnya.
Dua GM Unggulan Bertumbangan
Ketatnya turnamen catur bergengsi ini sudah terasa sejak babak kedua. Dua pecatur unggulan utama Indonesia gagal mengamankan poin penuh. GM Susanto Megaranto (2.476) dipaksa menyerah oleh FM Rudin Hamdani, sementara GM Novendra Priasmoro (2.408) ditahan remis oleh CM Dziththauly Ramadhan.
Rudin Hamdani yang sukses menumbangkan Susanto mengungkapkan bahwa kunci kemenangannya adalah memanfaatkan kelengahan lawan sejak awal laga.
”Saya memanfaatkan blunder Susanto. Dan juga karena pegang buah putih, saya berusaha bermain menekan sejak awal,” kata Rudin, yang juga membidik posisi tiga besar.
Hingga babak ketiga berakhir, posisi puncak klasemen kategori Open dikuasai oleh IM Muhammad Lutfi Ali dengan kemasan 3 VP, disusul Stevanky di posisi kedua (3 VP), dan pecatur Jerman Tobias Voege di tempat ketiga (2,5 VP).
Sementara itu, di Kategori Challenger (di bawah 2.000 elo rating), trio Eri Purnama, Roy Marpaung, dan Jordan Rayson Pardomuan memimpin di depan dengan masing-masing mengantongi 3 VP.
JAPFA Tegaskan Komitmen Bina Pecatur Nasional dan Disabilitas
Turnamen tahun ini juga menunjukkan inklusivitas tinggi dengan keikutsertaan 14 pecatur disabilitas asal Jakarta, yang terdiri dari 10 pecatur tuna netra dan 4 tuna daksa.
Vice President/Head of Social Investment PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, R. Artsanti Alif, mengapresiasi peningkatan kualitas kompetisi yang kini diikuti oleh pecatur dari 7 negara.
“Hadirnya pecatur papan atas nasional seperti GM Susanto Megaranto dan GM Novendra Priasmoro setidaknya menambah event ini semakin berkualitas dan sangat menjanjikan," ungkap Artsanti saat meninjau langsung turnamen.
Artsanti menambahkan, ajang FIDE Rated ini merupakan kelanjutan dari rangkaian program jangka panjang JAPFA bersama PB Percasi. Sebelumnya, JAPFA juga sukses menggelar Seleksi Kejurnas Catur JAPFA Group serta JAPFA for Kids Awards Chess Competition pada 21–24 April 2026 lalu untuk menjaring talenta muda dari 9 wilayah binaan di Indonesia.
“Para siswa terpilih tersebut telah menjalani pelatihan dan pembinaan selama satu tahun terakhir sebagai bagian dari komitmen JAPFA dalam mendukung prestasi olahraga generasi muda Indonesia," pungkasnya.
Kategori : News
Editor : AHS





Posting Komentar