JAKARTA, suarapembaharuan.com – Duet olympian tenis meja Indonesia, Ismu Harinto dan Lieng Lieng Minangmojo, sukses mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Pasangan legendaris ini berhasil merebut gelar juara ganda campuran (Mixed Double 50) pada ajang bergengsi ITTF World Masters Championships Gongneung 2026.
![]() |
Teks Foto: Ismu Harinto, Suroso Hartono dan Lieng Lieng Minangmojo Agustine usai podium juara di Korea. (istimewa) |
Turnamen resmi di bawah Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) tersebut berlangsung pada 5-12 Juni di Gangneung Olympic Park, Korea Selatan. Laga final yang berlangsung dramatis menjadi ujian mental bagi Ismu/Lingling. Menghadapi pasangan tuan rumah, Yong Hyeon Jo/Sun Ah Kim, Ismu/Lingling sempat berada di ujung tanduk setelah tertinggal 0-2 di dua set pertama dengan skor kembar 9-11 dan 9-11.
Namun, pengalaman dan mental baja berbicara. Memasuki set ketiga, Ismu/Lingling bangkit dan tampil lebih agresif. Mereka sukses mengamankan dua set berikutnya dengan skor 11-6 dan 11-7 untuk memaksa pertandingan berlanjut ke babak penentuan (rubber game).
Pada set kelima yang krusial, ketegangan memuncak. Melalui adu strategi yang ketat, Ismu/Lingling berhasil menjaga fokus dan menyudahi perlawanan wakil Korea Selatan dengan skor akhir 11-8.
Kemenangan epik 3-2 ini memastikan podium tertinggi untuk Indonesia. Ismu Harinto mengungkapkan bahwa kunci kemenangan mereka tidak lepas dari matangnya persiapan dan strategi di lapangan bersama manajemen tim.
"Sejak bergabung di bawah manajemen Wu Sport yang dipimpin Suroso Hartono, saya dan Lieng Lieng mendapatkan dukungan yang sangat baik. Baik dalam mempersiapkan setiap pertandingan, khususnya dalam penyusunan strategi saat pertandingan berlangsung," kata Ismu kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (13/6/2026).
"Kami menemukan momentum yang tepat untuk membalikkan keadaan dan meraih hasil yang terbaik. Gelar juara ganda campuran pada ITTF Champions Gangneung 2026 menjadi bukti dari kerja keras seluruh tim,” jelas Ismu yang diamini Lingling.
Keberhasilan merengkuh gelar juara dunia kelompok umur ini diraih lewat catatan impresif sejak fase grup tanpa tersentuh kekalahan.
Road to Champion – Mixed Double 50 (Ismu Harinto / Lieng Lieng Minangmojo):
Fase Grup – Babak 1: Menang vs Akira Chikaraishi / Cindy Yunghwa (JPN/USA) | 11-3, 11-4, 11-2 (3-0)
Fase Grup – Babak 2: Menang vs Han Young Il / Maeda Fumiyo (KOR/JPN) | 11-2, 11-7, 11-4 (3-0)
Fase Grup – Babak 3: Menang vs Rory Scott / Bhanureka Sabaratnam (IRL/WAL) | 11-9, 11-2, 11-7 (3-0)
Babak 32 Besar: Menang vs Kim Hyun Wook / Jeong Sun Hee (KOR) | 11-2, 11-6, 11-4 (3-0)
Babak 16 Besar: Menang vs Kanata Manabu / Yamazaki Ayako (JPN) | 11-4, 9-11, 11-1, 11-6 (3-1)
Perempat Final: Menang vs Sandijs Vasiljevs / Katalina Gatinska (LAT/BUL) | 11-7, 11-8, 15-13 (3-0)
Semi Final: Menang vs Sergei Savelev / Ekaterina Chebaniuk (AIN) | 16-14, 11-7, 11-13, 11-6 (3-1)
Final: Menang vs Yong Hyeon Jo / Sun Ah Kim (KOR) | 9-11, 9-11, 11-6, 11-7, 11-8 (3-2).
Kategori : News
Editor. : AHS


Posting Komentar