Jangan Abaikan Keselamatan Jokowi saat Hadiri Sidang di Pengadilan

MEDAN, suarapembaharuan.com - Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) mengingatkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Raka Buming Raka untuk menjamin keselamatan dan kesehatan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat hadir membawa ijazah untuk diperlihatkan di pengadilan melawan Roy Suryo dan dr Tifa.


Gandi Parapat


Koordinator PMPHI Wilayah Sumut, Gandi Parapat mengatakan, persidangan yang dipastikan akan dihadiri Jokowi saat memperlihatkan ijazah asli di pengadilan, jika tidak diantisipasi sejak dini, justru dikhawatirkan akan merugikan Jokowi. Keamanan, keselamatan dan kesehatan Jokowi juga harus menjadi perhatian.



"Jasa Jokowi dalam memimpin bangsa ini selama dua periode memimpin harus diingat dan dihormati. Negara ini khususnya penguasa tidak boleh abai dalam memberikan perlindungan meski Jokowi sudah berbaur menjadi rakyat biasa. Paling tidak, peranan Jokowi juga sangat besar mempengaruhi kemenangan Prabowo - Gibran saat pemilihan presiden pada 2024 lalu," ungkap Gandi Parapat.



Gandi mengungkapkan, kesehatan Jokowi layak menjadi perhatian karena setelah tidak berkuasa lagi, diinformasikan mengalami sakit. Saat itu, kondisi kesehatan Jokowi menjadi perhatian sekembalinya dari perjalanan luar negeri. Kunjungan Jokowi saat itu atas permintaan Presiden Prabowo Subianto. Apalagi Jokowi baru - baru ini, baru kembali dari kunjungannya di Lampung.



"Faktor usia yang tidak muda lagi berpotensi mempengaruhi kondisi kesehatan Jokowi. Apalagi, belakangan ini semakin panas isu ijazah yang seolah - olah menggiring narasi untuk membangun opini publik terkait masalah ijazah Jokowi.



Penggiringan narasi untuk membangun opini publik bahwa Jokowi menggunakan ijazah palsu tersebut, dikhawatirkan akan terjadi lagi selama jalannya persidangan. Tentunya ada pengerahan massa dengan tujuan bisa mempengaruhi putusan pengadilan. Keadaan ini juga harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk aparat keamanan untuk benar - benar menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.



"Karena itu, kami mengingatkan kembali Presiden Prabowo Subianto untuk memperhatikan masalah keselamatan, keamanan dan kesehatan Jokowi. Masalah keabsahan ijazah Jokowi sebaiknya dibiarkan pengadilan untuk membuktikan kebenaran. Jangan ada lagi pembentukan opini yang terkesan menyesatkan publik," sebutnya.


Kategori : News


Editor      : AHS

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama