JAKARTA, suarapembaharuan.com — Platform pertukaran kripto global OKX kembali membuktikan transparansi keuangannya dengan merilis laporan Proof of Reserves (PoR) ke-47 berturut-turut. Dalam laporan per 8 September 2026 tersebut, OKX mencatatkan simpanan aset utama sebesar US$27,4 miliar dengan rasio cadangan di atas 100% untuk seluruh aset yang dijamin.
Jaminan rasio cadangan penuh 1:1 ini mencakup delapan aset kripto utama, yaitu Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Tether (USDT), USD Coin (USDC), Ripple (XRP), Dogecoin (DOGE), Solana (SOL), dan OKB. Keberhasilan mempertahankan transparansi secara rutin selama 47 bulan menjadikan OKX salah satu pelopor industri yang konsisten menerapkan sistem verifikasi publik berbasis teknologi Merkle Tree.
Growth Manager OKX Wallet, Ferry, menegaskan bahwa kepastian keamanan dana nasabah merupakan prioritas mutlak yang harus dibuktikan secara teknis dan berkala.
"Kepercayaan tidak cukup dibangun melalui janji. Kepercayaan perlu didukung oleh transparansi yang dapat diverifikasi dan perlindungan yang terus berkembang," ujar Ferry.
"Dengan laporan Proof of Reserves bulanan dan OKX Protect, kami ingin memberikan pengguna visibilitas yang lebih jelas sekaligus membangun lapisan keamanan yang siap menghadapi ancaman baru," tegasnya.
Benteng Keamanan Berbasis Artificial Intelligence
Selain keterbukaan dana, OKX memperketat pertahanan ekosistemnya lewat OKX Protect, sebuah sistem keamanan berlapis yang menggabungkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), machine learning, dan pengawasan tim ahli selama 24/7.
Untuk menangkal ancaman siber yang kian kompleks, OKX mengoperasikan tiga mesin pertahanan berbasis AI: Eagle-Eye: Bertugas mendeteksi rekayasa identitas digital seperti deepfake guna mengamankan proses verifikasi.
TARDIS: Menganalisis rekam jejak transaksi dan pola perilaku pengguna untuk menghentikan modus penipuan sejak dini.
SkyNet: Memindai data blockchain secara real-time untuk mengidentifikasi alamat on-chain yang berpotensi bahaya.
Keandalan infrastruktur keamanan ini juga rutin diuji dan diaudit oleh lembaga keamanan terkemuka di dunia, seperti Hacken, CertiK, dan SlowMist.
Selamatkan Aset Senilai US$1,36 Miliar
Langkah mitigasi risiko ini membuahkan hasil nyata. Berdasarkan data internal OKX periode Januari hingga Agustus 2026, teknologi perisai ini berhasil melindungi 690.099 pengguna dengan total aset yang diamankan mencapai US$1,36 miliar.
Khusus untuk penanganan kejahatan penipuan (fraud), sistem proteksi OKX berhasil menghalau potensi kerugian senilai US$36,5 juta yang mengintai 55.570 pengguna. Kombinasi audit independen, transparansi cadangan dana bulanan, dan proteksi AI terintegrasi ini kian memperkokoh posisi OKX sebagai platform kripto global yang aman dan terpercaya.
Kategori : News
Editor : AHS

Hubungi call center resmi KrediOne (Sebelumnya 360kredi) 0838-5871988 atau CS KrediOne 082227666649 dan melalui email cs@kredione.id. layanan customer service KrediOne dapat dihubungi Senin-minggu pukul 08:00-23:00 WIB.
BalasHapusPosting Komentar