JAKARTA, suarapembaharuan.com - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 4 tahun 6 bulan penjara kepada mantan Direktur Gas PT Pertamina (Persero) periode 2012–2014, Hari Karyuliarto, Senin (4/5/2026). Ia dinyatakan terbukti bersalah dalam perkara korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) yang disebut merugikan keuangan negara sebesar US$113,8 juta.
Dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan unsur tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan gas alam cair tersebut telah terpenuhi. Putusan ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yang sebelumnya meminta hukuman 6,5 tahun penjara.
Namun, usai persidangan, Hari Karyuliarto secara terbuka menyampaikan kekecewaannya. Ia bahkan menilai proses hukum yang dijalaninya sarat ketidakadilan dan mengabaikan fakta persidangan.
Sorotan juga tertuju pada penampilan Hari selama sidang. Ia mengenakan jaket Tim Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024 rancangan Didit Hediprasetyo, putra Presiden Prabowo Subianto. Hari mengaku hal tersebut dilakukan untuk menarik perhatian Presiden terhadap kasus yang menjeratnya.
"Iya, memang sengaja saya pakai jaket timnas ini, agar dapat perhatian Presiden Prabowo pada kasus saya ini," ujar Hari kepada awak media.
Hari juga melontarkan kritik keras terhadap majelis hakim. Ia menuding vonis yang dijatuhkan merupakan hasil rekayasa dan tidak mempertimbangkan kondisi riil bisnis LNG, terutama dampak pandemi Covid-19.
"Majelis Hakim baik ketua maupun anggotanya mereka telah bertindak sangat jahat dan sangat tidak adil. Mereka tidak mempertimbangkan bahwa kerugian itu terjadi pada masa Covid. Di luar masa Covid, cargo-cargo tersebut mendatangkan keuntungan. Kontrak ini sampai hari ini justru mendatangkan keuntungan buat Pertamina. Sampai dengan tahun 2030 masih menjadi mesin uangnya Pertamina," tegasnya.
Ia juga membantah perhitungan kerugian negara yang dituduhkan kepadanya, dengan membandingkan dengan keuntungan yang diperoleh perusahaan.
"Secara bodoh sajalah, kalau saya dianggap merugikan 113 juta bersama-sama dengan terdakwa lain, lalu keuntungan 210 juta sampai dengan Desember 2024, apakah itu juga saya berhak menerimanya? Tentu saja tidak. Karena memang ini aksi korporasi," tambah Hari.
Lebih lanjut, Hari mengungkapkan adanya dokumen dari Chief Legal Counsel Pertamina yang menyebut kontrak LNG tersebut menguntungkan. Namun, menurutnya, fakta itu diabaikan oleh majelis hakim. Ia bahkan menilai perbedaan antara tuntutan jaksa dan vonis hakim hanya bersifat formalitas.
"Saya kira ini settingan sudah dari awal. Enam setengah, empat setengah itu settingan dari awal. Dan saya berharap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memperbaiki proses peradilan yang tidak adil ini," ucapnya.
Terkait langkah hukum lanjutan, Hari menyatakan tengah mempertimbangkan untuk menggugat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia menilai laporan audit investigatif yang menjadi dasar perkara tersebut tidak sah.
"Saya mempertimbangkan menggugat BPK sebagai institusi yang telah melakukan kesalahan dalam memberikan laporan audit investigatif. Kesalahan mereka adalah bahwa LHP yang mereka berikan kepada saya itu ilegal karena ditandatangani oleh orang yang tidak berhak dan di bawah standar karena melanggar pedoman pemeriksaan investigatif," pungkasnya.
Senada dengan kliennya, penasihat hukum Hari, Wa Ode Nur Zainab, menyebut perkara ini sebagai bentuk kriminalisasi. Ia menegaskan tidak ada aliran dana yang dinikmati kliennya selama proses pengadaan LNG tersebut.
"Teman-teman lihat dari persidangan pertama sampai hari ini tidak ada satupun kejahatan yang dilakukannya. Tidak ada niat jahat sama sekali. Satu rupiah pun tidak ada aliran dana, baik ke beliau ataupun ke siapa pun. Persidangan ini hanya formalitas untuk menghukum orang," kata Wa Ode.
Ia juga menyoroti bahwa kerugian yang terjadi pada periode pandemi 2020–2021 tidak seharusnya dibebankan kepada kliennya yang telah pensiun sejak 2014. Pihaknya pun meminta perhatian dari Komisi III DPR RI serta Presiden terhadap kasus tersebut.
"Ini adalah penzoliman yang luar biasa. Tidak ada kickback, tidak ada aliran dana, tidak ada suap. Kami berharap kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan rekan-rekan kami di DPR RI, tolong Komisi III, apa mau dibiarkan penegakan hukum model begini?" ujarnya.
Kuasa hukum menyatakan akan memanfaatkan waktu tujuh hari kedepan untuk menentukan langkah hukum lanjutan, termasuk kemungkinan mengajukan banding. Sementara itu, rencana gugatan terhadap BPK dipastikan tetap berjalan, dengan alasan audit yang digunakan dinilai menyimpang dari Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN).
Kategori : News
Editor : AHS




Untuk cara Reschedule Tiket Agoda Anda bisa menghubungi layanan customer service di nomor WhatsApp/CS: Call Center Tiket Agoda +6285199486421
BalasHapusKantor Agoda 0851-9948-6421 di CS Agoda Indonesia 0851-9948-6421 · Whatsapp: +62 851-9948-6421 csagoda@agoda. Book now - online with your phone ...
BalasHapusUntuk melakukan refund , silahkan hubungi Number Agoda dinomor WhatsApp 0851-9948-6421 atau hubungi Agoda Customer Service dihotline
BalasHapusBack to Community Support · Call center Agoda telepon 0851-9948-6421 hubungi cs Agoda kendala pemesanan tiket pesawat dan hotel booking.
BalasHapusAnda dapat menghubungi Customer Service Agoda melalui telepon atau whatsapp resmi di nomor: (+62) 851-9948-6421. Forum Operator Perguruan Tinggi Islam.
BalasHapusCall Center Agoda: +62 851 9948 6421. Layanan Bantuan Pelanggan 24 Jam Hubungi WhatsApp: +62 851 9948 6421. Untuk Refund Dan Reschedule.
BalasHapusHubungi CS agoda Wa dan Call Center agoda 24 Jam 085199486421 Atau Customer Service agoda (+6285199486421)
BalasHapusHubungi WhatsApp: 085199486421 Layanan Bantuan Pembatalan 24 Jam Agoda, Pusat bantuan informasi. 1 Kontributor. Foto profil untuk Agoda .
BalasHapusCall Center Agoda Indonesia | 0851 9948 6421. Hubungi nomor ini Layanan pelanggan cs Agoda Indonesia 24 jam.
BalasHapusCs Agoda · Layanan bantuan agoda Telepon☎️✅️085199486421WhatsApp☎️✅️085199486421✅️untuk bantuan refund dana komplain aman dan cepat.
BalasHapusLayanan Agoda Customer Care 24 Jam dapat diakses melalui telepon di nomor 0851-9948-6421 ataupun WhatsApp di nomor 085199486421.
BalasHapusPusat Bantuan Layanan Pelanggan Agoda, Call Center Hubungi WhatsApp: 085199486421. Untuk Refund Dan Reschedule.
BalasHapusCall Center Agoda☎️ 0851:9948:6421 Layanan Bantuan Pelanggan 24 Jam Hubungi Untuk Refund dan Reschedule Pemesanan. #GoodGovernment. Bagikan Barang Ini. Bertemu ...
BalasHapusCall Center Agoda di nomor: 085199486421, Hubungi CS Agoda melalui WhatsApp +62 851 9948 6421. perihal kendala refund dan reschedule.
BalasHapusCall Center Agoda di nomor: 085199486421, Hubungi CS Agoda melalui WhatsApp +62 851 9948 6421. perihal kendala refund dan reschedule.
BalasHapusLayanan Bantuan Planggan 24 Jam Customer Service Hubungi WhatsApp: (0851) 99486421. Untuk Refund Dan Reschedule.
BalasHapusSilakan hubungi Call Center agoda 0851-9948-6421, tlpn/WhatsApp Layanan pusat bantuan resmi agoda.
BalasHapusCS Agoda (0851)-9948-6421. Customer Service Agoda Anda bisa menghubungi di nomor 085199486421 atau WhatsApp untuk reschedule dan Refund.
BalasHapusLayanan Bantuan Planggan 24 Jam Call Center Agoda ☎️ 085199486421 Hubungi untuk Informasi selengkapnya. Website. Website Perusahaan: https://www.agoda.com .
BalasHapusCs Agoda pusat bantuan (0851-9948-6421) · 1 layanan Agoda resmi (+6285199486421) · 2 WhatsApp Customer service Agoda Indonesia.
BalasHapusLayanan Agoda Nomor Whatsapp +6285199486421 bantuan Terkait Transaksi Penggunaan Agoda Hubungi Call Center Agoda 085199486421 Layanan 24/7Hari.
BalasHapusLayanan Bantuan pelanggan 24 jam Cs Agoda Hubungi:0851"9948"6421 Bantuan Reschedule Refund Dana Lainnya.
BalasHapusAgoda, nama tamu, alamat email, dan nomor telepon Anda. Anda juga dapat menghubungi CS kami di 085199486421. Terimakasih.
BalasHapusHubungi Agoda Customer Service melalui telepon 24/7 di 085199486421 atau melalui WhatsApp dinomor 085199486421 (dari luar negeri) untuk keluhan, pertanyaan, dan dll.
BalasHapusAnda punya pertanyaan atau kendala?? Telpon: 085199486421 Customer Service Agoda layanan 24jam online.
BalasHapusphone:+6285199486421 hubungi Call Center Agoda cara mudah untuk mendapatkan informasi dan solusi atas kendala anda.
BalasHapusCs Agoda Indonesia · Layanan bantuan 24Jam Agoda√ · WhatsApp: 0851-9948-6421√ · Hubungi Telepon: (0851)-99486421√ · Email: it-android@agoda.com cs agoda.
BalasHapusUntuk menghubungi layanan pelanggan (CS) Agoda Anda bisa hubungi di nomor 085199486421 kunjungi website atau aplikasi.
BalasHapusCall Center Cs Agoda Telp: +62851"9948"6421 Reschedule✓Booking✓Chek In Online✓Update Nama✓Refund Tiket atau WhatsApp 24jam - 774254.
BalasHapusCall center Agoda telepon 0851-9948-6421 hubungi cs Agoda kendala pemesanan tiket pesawat dan hotel booking.
BalasHapusPosting Komentar